Breaking News

Kelangkaan Pertalite di Sampang Picu Antrean Panjang, Kendaraan Meluber ke Jalan Nasional

Ketikdata.com - Redaksi
2 menit baca53 tayanganSampang Jawa Timur
Gambar : Ilustrasi

SAMPANG – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite memicu antrean kendaraan yang mengular hingga memakan bahu jalan nasional di wilayah Pulau Madura, Jawa Timur.

Kondisi yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir ini tidak hanya melumpuhkan arus lalu lintas, tetapi juga memicu gejolak kekecewaan di kalangan akar rumput , Rabu 02/09/2026.

​Situasi kritis tersebut terlihat makin parah di SPBU Jalan Raya Pliyang, Kabupaten Sampang. Ratusan pengendara roda dua maupun roda empat tampak rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan pasokan BBM bersubsidi. Melubernya antrean kendaraan ini dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan raya.

​Dampak serupa juga terjadi di SPBU 54.692.05 Banyuanyar, Kecamatan Sampang, yang berlokasi di Jalan Diponegoro. Selain pasokan Pertalite yang menipis, distribusi Pertamax di area ini turut tersendat. Akibatnya, deretan kendaraan yang mengantre meluber hingga menutup sebagian badan jalan nasional.

​Masyarakat mengaku sangat dirugikan oleh krisis bahan bakar yang terjadi secara mendadak ini. Di tengah kewajiban warga membayar pajak kendaraan tepat waktu, kelangkaan BBM justru menjadi beban tambahan yang mengganggu aktivitas perekonomian harian mereka.

​Menanggapi kemacetan parah serta mengganggu sebagian bahu jalan di jalur nasional, Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menjunruhkankan personel untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan penertiban di sekitar lokasi SPBU yang berpotensi alami kemacetan.

​”Terkait antrean di SPBU, kami dari Satlantas Polres Sampang telah memerintahkan anggota untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas. Kami menerapkan pola pembatasan dengan memasang tali di tengah jalan agar pengguna jalan yang lain tetap bisa melintas dengan aman,” ungkap AKP Sulaiman, Rabu 02/09/2026.

​Di sisi lain, kelangkaan ini menimbulkan tanda tanya besar bagi warga. Seorang pengendara yang ditemui saat mengantre menyatakan keheranannya atas menghilangnya pasokan BBM bersubsidi secara serentak, baik di SPBU resmi maupun di tingkat pengecer sepanjang jalan.

​”Situasi ini sangat menyulitkan warga. Jangankan Pertalite yang bersubsidi, Pertamax saja sekarang sangat sulit didapat. Kami bertanya-tanya, apa sebenarnya faktor penyebab krisis ini?” ujar salah satu pengendara di lokasi antrean dengan bertanya-tanya, Rabu 02/09/2026.

​Masyarakat kini mendesak pihak Pertamina dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan guna mengusut tuntas penyebab utama kelangkaan ini.

Publik berharap ada tindakan tegas jika ditemukan indikasi permainan oknum atau penimbunan, serta menuntut jaminan kelancaran pasokan BBM dalam waktu singkat.

Baca Lainnya

Artikel Populer