Breaking News

Minta Top Up DANA Rp500 Ribu, Pria Ini Malah Kabur Bawa Pertalite dan Yakult

Boy Extrime - Redaksi
2 menit baca10 tayangan

PAMEKASAN (Garuda Pers) — Niat meminta top up saldo DANA sebesar Rp500 ribu berujung pada pengejaran warga. Seorang pria berinisial MK (26), warga Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, diamankan petugas Polsek Tlanakan setelah diduga mengambil barang dari sebuah toko kelontong tanpa membayar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, di toko milik Wasikatul Ummah (33), yang berada di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Kasihumas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan adanya kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika MK datang ke toko korban dan meminta pengisian saldo dompet digital DANA sebesar Rp500.000. Namun, permintaan tersebut ditolak lantaran MK tidak menyerahkan uang tunai sebagai pembayaran.

Tak berhenti di situ, MK kemudian diduga mengambil satu liter Pertalite dan meminum satu botol Yakult di lokasi. Setelah itu, ia meninggalkan toko tanpa melakukan pembayaran.

Mengetahui barangnya dibawa tanpa dibayar, korban kemudian berteriak meminta pertolongan. Moh. Syaiful Anwari bersama sejumlah warga langsung melakukan pengejaran terhadap MK.

Pengejaran akhirnya berlangsung hingga Dusun Taman I, Desa Larangan Tokol. Warga berhasil menghentikan dan mengamankan MK sebelum menyerahkannya kepada petugas Polsek Tlanakan.

Personel Polsek Tlanakan yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan MK. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri. Selanjutnya, MK dibawa ke Mapolsek Tlanakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp14.500.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap MK untuk mendalami kronologi kejadian serta menentukan proses hukum selanjutnya.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena permintaan top up saldo DANA yang tidak dipenuhi justru berujung pada dugaan pengambilan barang di toko tanpa pembayaran.

Baca Lainnya

Artikel Populer