Breaking News

Saat Polisi Hadir di Sekolah, Menjaga Mimpi Anak-Anak Sampang

Wirno - Penulis
3 menit baca21 tayangan

SAMPANG (ketikdata.com) – Senin pagi di SMPS Khoirur Rabbani, Jalan Selong Permai Barat, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, terasa berbeda. Di tengah barisan siswa yang mengikuti Upacara Bendera, hadir sosok polisi bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang ingin mengingatkan bahwa masa depan generasi muda harus dijaga sejak hari ini.

Pesan itulah yang dibawa jajaran Polsek Sampang Kota melalui program Police Goes to School, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sampang Kota IPTU Indarta H., S.H., M.M. yang bertindak sebagai pembina upacara. Turut hadir Kepala SMPS Khoirur Rabbani Moh. Ahnaf, S.Pd., jajaran guru dan staf sekolah, para siswa-siswi, serta sejumlah personel Polsek Sampang Kota.

Di hadapan para pelajar, IPTU Indarta menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan ruang bagi kepolisian untuk hadir di tengah dunia pendidikan. Baginya, pertemuan dengan para siswa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kesadaran hukum, dan keberanian menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

Kapolsek kemudian mengingatkan para siswa bahwa kedisiplinan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Bahkan, hal sederhana seperti berdiri tertib ketika upacara berlangsung merupakan bagian dari proses membentuk karakter.

“Ketika upacara dimulai tidak ada gerakan. Ini merupakan hal kecil untuk melatih disiplin dan tanggung jawab,” pesan IPTU Indarta kepada para siswa.

Pesan sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa karakter seseorang dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga membacakan amanat Kapolres Sampang dalam rangka Upacara Bendera, Senin 14 September 2026.

Melalui program Police Goes to School, kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan kalangan pelajar. Anak-anak sekolah tidak hanya membutuhkan ilmu pengetahuan, tetapi juga lingkungan yang aman serta pendampingan agar mereka tidak salah melangkah dalam menentukan masa depan.

“Melalui program Police Goes To School, kami ingin menanamkan disiplin, kesadaran hukum, dan karakter positif kepada para pelajar. Jauhi narkoba, judi online, bullying, maupun tawuran, karena masa depan kalian jauh lebih berharga. Polisi akan terus hadir sebagai sahabat dan mitra dunia pendidikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif,” tegas IPTU Indarta.

Pesan tersebut menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan yang dapat mengancam masa depan generasi muda. Penyalahgunaan narkoba, judi online, perundungan hingga tawuran bukan sekadar persoalan pelanggaran aturan, tetapi dapat meninggalkan dampak panjang terhadap pendidikan, keluarga, bahkan cita-cita seorang anak.

Karena itu, kepolisian mengajak para pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan.

Sebab, di balik setiap seragam sekolah yang dikenakan pagi itu, ada cita-cita yang sedang diperjuangkan. Ada harapan orang tua yang dititipkan. Dan ada masa depan yang masih panjang untuk diraih.

Suasana upacara kemudian dibuat lebih interaktif. Usai kegiatan, para siswa diberikan kesempatan mengikuti sesi tanya jawab seputar materi amanat Kapolres Sampang dan pesan-pesan Kamtibmas yang telah disampaikan.

Sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Momen tersebut sekaligus menciptakan suasana yang lebih dekat antara polisi dan para pelajar.

Melalui kegiatan ini, Polsek Sampang Kota berupaya membangun komunikasi yang tidak berjarak dengan dunia pendidikan. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga berusaha hadir lebih awal untuk memberikan pemahaman dan mencegah agar persoalan tidak terjadi.

Materi yang disampaikan meliputi pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, judi online (judol), perundungan (bullying), serta aksi tawuran antarpelajar.

Kepolisian berharap para siswa mampu menjaga diri, menaati aturan, menghormati sesama, serta ikut menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan kondusif.

Lebih dari sekadar penyuluhan Kamtibmas, Police Goes to School menjadi sebuah pesan sederhana namun penting: bahwa menjaga masa depan anak-anak bukan hanya tugas orang tua dan guru, tetapi juga tanggung jawab bersama.

Dan ketika polisi memilih datang ke sekolah, duduk berdialog dengan pelajar, memberikan motivasi, hingga memberikan penghargaan kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan, di situlah pesan itu terasa nyata—bahwa generasi muda tidak sedang berjalan sendirian menuju masa depannya.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan tertib.

Baca Lainnya

Artikel Populer